Factors Influencing Students' Low Interest in English: A Case Study at SMK Negeri 1 Sikur

Main Article Content

Husniati
Kia Ezawati
Bisma Alif
Sinta Nurhidayati
Moh. Syarif hidayatulloh

Abstract

Minat belajar Bahasa Inggris pada siswa sekolah menengah kejuruan masih menjadi persoalan fundamental yang berpengaruh terhadap hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab rendahnya minat siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SMK Negeri 1 Sikur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik survei, observasi, dan wawancara terhadap 40 siswa kelas XI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 7 siswa yang menyukai pelajaran Bahasa Inggris, sementara 33 siswa lainnya menyatakan tidak menyukainya. Faktor utama penyebab rendahnya minat adalah persepsi siswa terhadap tingkat kesulitan materi dan tingginya tuntutan hafalan, sedangkan faktor motivasi dan kendala biaya kursus hanya muncul pada sebagian kecil siswa. Temuan ini memperkuat penelitian sebelumnya bahwa tantangan kognitif, metode pembelajaran yang kurang variatif, dan minimnya relevansi vokasional menjadi determinan rendahnya minat belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya peningkatan minat belajar memerlukan intervensi pedagogis yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan vokasional siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Amelia, I., Nugraha, M. A., & Yulianto, S. W. (2024). An analysis of students' motivation in learning English. Eltin Journal: Journal of English Language Teaching in Indonesia, 12(1), 34–45. https://doi.org/10.22460/eltin.v12i1

Analisis. (2024). Analisis minat belajar siswa kelas XI pada mata pelajaran Bahasa Inggris di SMKS Praja Pandawa. Pustaka Journal (STIE Pari), 4(1), 55–66.

Astuti, M. T. (2022). Senior high school students' motivation and challenges in English learning: A survey study. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 14(3), 2345–2356. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i3

Aulya, A. F. (2023). Analisis minat belajar Bahasa Inggris siswa kelas XI TBSM terhadap pembelajaran jarak jauh (PJJ) di SMK PGRI Sukoharjo. Al-Khidmah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 112–123.

Fakhruddin, Z. (2025). Investigating students' motivation in doing English learning tasks. IJHESS, 9(1), 77–89.

Hartati, D. (2022). Upaya peningkatan minat dan hasil belajar Bahasa Inggris melalui pemanfaatan multimedia interaktif di SMAN 2 Batanghari. Paedagogy: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 3(2), 145–158. https://doi.org/10.56922/paedagogy.v3i2

Ismiyani, N. (2021). Improving students' motivation to learn English by serving local cultural content in materials. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pendidikan, 8(1), 20–33.

Laela, S. N. (2021). Pengaruh metode pembelajaran dan minat belajar terhadap kemampuan menulis teks deskripsi Bahasa Inggris siswa SMK. Inference: Jurnal Pendidikan, 18(2), 101–115.

Mobit, M. (2024). Vocational high school students' challenges in practicing English. JADES: Journal of Academia in English Education, 5(1), 56–67.

Octaviani, S. K. (2023). Independent learning curriculum for vocational students' English learning. JELE: Jurnal Elektronik, 8(2), 145–158.

Pambagyo, I. (2023). Analisis minat siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Inggris menggunakan algoritma K-Means (studi deskriptif pada sekolah menengah). Jurnal Marhaen, 9(1), 77–90.

Puspita, L. (2022). Students' interest level in English online learning. TEFL Journal, 13(1), 55–63. https://doi.org/10.15639/tefl.v13i1

Rihatmi, R. (2025). English learning outcomes based on Indonesian enacted curriculum in vocational education. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 15(1), 200–214.

Risanti, M. G., et al. (2025). Vocational high school students’ views on English subject for their current knowledge and future career. Journey, 2(1), 33–47.

Sholihah, L. I. (2025). The effect of Merdeka curriculum implementation on students' motivation and interest in English. Erudita: Jurnal UIN, 7(2), 120–134.