Studi Literatur: Pembudayaan Pendidikan Karakter Dalam Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Di Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam menghadapi tantangan era disrupsi yang ditandai dengan degradasi moral generasi muda. Melalui Kurikulum Merdeka, pemerintah mengusung penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai strategi membentuk karakter peserta didik sejak dini, khususnya di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembudayaan nilai karakter melalui implementasi P5 di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi Pustaka (research libraray) yang menelaah literatur, kebijakan, dan hasil penelitian terdahulu dengan menggunakan basis data Google Scholar. Berdasarkan 15 jurnal yang terpilih mengenai P5 ini, dapat disimpulkan bahwa pembudayaan nilai karakter dapat terwujud melalui keteladanan guru, pembiasaan positif, kepemimpinan kepala sekolah, dan keterlibatan seluruh warga sekolah. Namun, tantangan seperti kurangnya pemahaman guru terhadap konsep P5 dan belum terbentuknya budaya sekolah yang mendukung menjadi hambatan utama. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi P5 dalam membentuk karakter peserta didik bergantung pada integrasi antara budaya sekolah dan penguatan kelembagaan secara konsisten dan berkelanjutan.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Nugraheni, F. R., & Subekti, M. (2023). Implementasi Nilai Profil Pelajar Pancasila pada Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/jpk.v13i1.52876
Rahayu, A., & Prasetyo, Y. (2022). Tantangan Guru dalam Menanamkan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 88–97.
Susanti, R. (2023). Pendidikan Karakter Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Peluang dan Tantangan. Cakrawala Pendidikan, 42(1), 65–78.
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Andry, dkk. (2023). Tahap-tahap Penerapan Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter.3(4)
Diana. (2024). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembentukan Karakter. Skripsi, Universitas Negeri Semarang.
Derlin. (2024). Internalisasi Nilai Karakter dalam Buku Teks. Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta.
Hanifah, dkk. (2025). Implementasi P5 di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar.5(2). https://doi.org/10.53299/jppi.v5i2.1522
Heti, dkk. (2024). Implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam Pembentukan Karakter. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar. 7(3)
Juliana, dkk. (2024). Pengaruh Kurikulum Merdeka terhadap Pembentukan Karakter. Jurnal Pendidikan Nasional. 6(4)
Morita, dkk. (2025). Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PPKn. Jurnal PPKn SD. 2(4). https://doi.org/10.47233/jpdsk.v2i4
Nana, dkk. (2024). Profil Kemampuan Guru dalam Implementasi Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Pendidikan Karakter Guru. 31-34
Nisa, dkk. (2023). Strategi Internalisasi Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan dan Budaya. 9(4)
Nurul & Hari. (2022). Konstruksi Profil Pelajar Pancasila dalam Buku Teks. Jurnal Pendidikan Karakter. 7(1). https://doi.org/10.22219/jch.v7i1.20582
Silvia, dkk. (2024). Implementasi, Hambatan, dan Solusi Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Manajemen Pendidikan Dasar.
Sigit, dkk. (2023). Manajemen Kepala Sekolah dalam Implementasi P5. Jurnal Kepemimpinan Pendidikan. 4(2). DOI: 10.51874/jips.v4i2.158
Violita, dkk. (2024). Pelaksanaan P5 Tema Gaya Hidup Berkelanjutan. Jurnal Pendidikan Lingkungan. 13(2)
Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Marzuki. (2021). Desain Pembelajaran Karakter dalam Kurikulum Merdeka. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Uno, H. B. (2011). Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara