Analisis Tingkat Pengetahuan Mitigasi Bencana dan Kesiapsiagaan Gempa Bumi Mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi

Main Article Content

Muliyanti Muliyanti
Akbar Hudatulloh
Armin subhani

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kerawanan gempa bumi yang tinggi karena berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia. Kondisi ini menuntut peningkatan pengetahuan mitigasi bencana dan kesiapsiagaan, terutama bagi mahasiswa sebagai calon pendidik dan agen perubahan dalam upaya pengurangan risiko bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mitigasi bencana dan kesiapsiagaan gempa bumi mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Hamzanwadi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif survei terhadap 30 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang meliputi nilai rata-rata, skor minimum, skor maksimum, persentase, standar deviasi, dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan mitigasi bencana berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata 49,23, sedangkan kesiapsiagaan gempa bumi berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 45,73. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa telah memiliki pemahaman yang baik mengenai mitigasi bencana, namun kesiapsiagaan praktis masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan, simulasi, dan pendidikan kebencanaan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section

Articles

References

Adiyoso, W., & Kanegae, H. (2013). The effectiveness of disaster-based school program on students' earthquake preparedness. International Journal of Disaster Risk Reduction, 4, 79–87.

Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Azwar, S. (2022). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2023. Jakarta: BNPB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2024). Rencana Nasional Penanggulangan Bencana Tahun 2020–2024. Jakarta: BNPB.

Coppola, D. P. (2021). Introduction to International Disaster Management (4th ed.). Oxford: Butterworth-Heinemann.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Firmansyah, F., Hadi, S., & Nugroho, A. (2022). Tingkat pengetahuan mitigasi bencana gempa bumi pada mahasiswa pendidikan geografi. Jurnal Geografi, 19(2), 101–112.

Hidayati, D., Widayatun, Triyono, S., Hartana, P., & Kusumawati, D. (2011). Panduan Mengukur Tingkat Kesiapsiagaan Masyarakat dan Sekolah terhadap Bencana. Jakarta: LIPI Press.

Juhadi, Kurniawan, E., & Wahyuni, S. (2021). Disaster mitigation education in geography learning to improve students' disaster literacy. Jurnal Pendidikan Geografi, 26(2), 145–158.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), & UNESCO/ISDR. (2006). Kajian Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Mengantisipasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami. Jakarta: LIPI Press.

Mileti, D. S. (1999). Disasters by Design: A Reassessment of Natural Hazards in the United States. Washington, DC: Joseph Henry Press.

Patel, R. K., Rogers, M., & Brown, T. (2023). Disaster preparedness among university students in disaster-prone regions. International Journal of Disaster Risk Reduction, 87, 103456.

Rahman, A., Putra, H., & Fadilah, N. (2021). Analisis kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa bumi. Jurnal Geografi Indonesia, 18(2), 95–107

Riduwan. (2022). Skala Pengukuran Variabel-Variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Setyowati, D. L. (2019). Pendidikan mitigasi bencana sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Jurnal Pendidikan Geografi, 24(1), 1–12.

Sudjana. (2019). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.

Sundayana, R. (2020). Statistika Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2022). SPSS untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2015). Sendai Framework for Disaster Risk Reduction 2015–2030. Geneva: UNDRR.

UNESCO. (2022). Education for Sustainable Development and Disaster Risk Reduction. Paris: UNESCO.

Wisner, B., Gaillard, J. C., & Kelman, I. (2023). Handbook of Hazards and Disaster Risk Reduction and Management (2nd ed.). London: Routledge