Pemberdayaan Ibu-Ibu Desa Sikur melalui Pelatihan Demo Masak: Implementasi Program KKN dalam Peningkatan Keterampilan Kuliner

Authors

  • Nurul Hidayatul Soleha Author
  • Atma Rosmi Wiwik Lestari Author
  • Juaini Muhtar Author
  • Sinta Nurhidayati Author
  • Ernawati Author

Keywords:

pemberdayaan;, demo masak; , kuliner; , KKN; , karakter religius;.

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya pemberdayaan perempuan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan kuliner ibu-ibu Desa Sikur melalui pelatihan demo masak yang dirancang secara partisipatif. Pelatihan mencakup pengenalan bahan, teknik dasar memasak, praktik higienitas, dan inovasi menu. Penguatan nilai karakter religius juga dilakukan melalui internalisasi nilai keteladanan, kedisiplinan, kebersamaan, dan syukur terhadap nikmat pangan, sebagaimana direkomendasikan sejumlah penelitian terkait karakter religius. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, pelatihan langsung, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta, ditunjukkan oleh grafik perkembangan serta hasil evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan kuliner, kemandirian ekonomi keluarga, dan penguatan karakter religius melalui nilai kerja keras, disiplin, dan rasa syukur. Diharapkan program ini dapat dilanjutkan oleh pemerintah desa atau mitra lokal untuk memperluas manfaat pemberdayaan perempuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anwar, S. (2016). Peran pendidikan agama Islam dalam penanaman karakter (IMTAQ) dan akhlakul karimah. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 6(2), 123–136.

Cahayaningsih, I. P., & Rossidy, I. (2024). Penguatan literasi agama sebagai pembentuk karakter religius: Studi implementasi di sekolah. Islamika – Edukasia Islamika, 6(3), 45–60.

Cahyaningrum, D., & Suyitno, S. (2022). Implementasi pendidikan karakter religius siswa SD Muhammadiyah Karangkajen II di masa pandemi COVID-19. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(1), 65–76.

Diana, L. (2018). Penerapan full day school dalam menumbuhkan sikap religius siswa. Jurnal Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 6(2), 777–791.

Hidayah, I. N. (2025). Reinforcing school culture through religious-based habituation. Jurnal Pendidikan Karakter.

Lutfiana, R. F., Mey, R. A. A., & Handayani, T. (2021). Analisis implementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 174–183.

Muhayanah, M., Habudin, H., & Juhji, J. (2023). Hubungan pembinaan agama orang tua dengan disiplin belajar siswa. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 20–31.

Nasrudin, E., Sandi, M. K., Alfian, M. I. R., & Fakhruddin, A. (2023). Penguatan pendidikan karakter religius melalui ekstrakurikuler keagamaan di SMA Negeri 3 Bandung. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 11–19.

Putri, N., & Satria, R. (2021). Peran guru Pendidikan Agama Islam dalam penanaman karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 3831–3836.

Suminar, I. (2023). Pembentukan nilai-nilai karakter Islami melalui pembiasaan dalam pendidikan. Edukasi / Edukasia, 10(1), 101–115.

Utami, Y. C. (2022). Pendidikan karakter melalui kultur sekolah pada siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Gedangan Sidoarjo. Jurnal Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 1(1), 165–179.

Downloads

Published

2025-12-03